Sering liat instastory temen yang bikin ngakak?
Atau sering liat instastory temen yang bikin ati ngedumel?
![]() |
| Source: google.com |
Sebelum membaca postingan ini, saya tekankan kepada seluruh
viewer untuk membaca sampai selesai dan no bully-bully club. Apabila ada
kesalahan atau tidak setuju atas apa yang saya tuliskan, mohon untuk mengingatkan
dengan sepenuh hati.
Beberapa waktu lalu, aku pernah liat story temenku yang
dishare via IG dan WA. Aku rasa hampir seluruh viewer juga ikut make sosmed
yang ngeshare aktivitas kita dan auto remove setelah 24 jam. Oke gak perlu
dijelasin.
Gak cuma sekali, gak cuma dua kali. Sering banget liat temen
saya yang satu ini, maklum cewek, pose dikit-cekrek-share to story. Mau unfollow
tapi inget kalo ini temen sendiri, jadinya yaudah skip aja. Eh, lama-lama makin
menjadi-jadi. Kalo bikin story juga gak nanggung-nanggung. Posenya “pencilakan
dan pethakilan” (read: banyak tingkah), muka dijelek-jelekin (dah tau jelek,
masih aja dijelek-jelekin. Biar apa? Ok, it’s just kidding).
Mengutip sedikit dari Hadist yang barusan aku search via gugel.
Dari Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amr al-Anshari al-Badri r.a.
ia berkata “ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “sesungguhnya
salah satu perkara yang telah diketahui oleh manusia dari kalimat kenabian
terdahulu adalah ‘jika engkau tidak malu, berbuatlah sesukamu.’ “ (Hadits ini
shahih diriwayatkan Bukhari Muslim (3483, 3483, 6120))
“Malu dan iman
senantiasa bersama. Apabila salah satunya dicabut, maka hilanglah yang lainnya.”
(H.R. Al-Hakim (I/22))
Sebenarnya hadits di atas sudah shahih menurut banyak
perawi, cukup aku sebutkan salah satu aja beserta nomor haditsnya. Kalau misalnya
ada salahnya, mohon diingatkan.
Jadi dapat disimpulkan dari hadits di atas, meskipun tidak
ada tujuan untuk meyakiti hati orang lain, atau hanya untuk menghibur diri
sendiri, kalau pun kita berbuat sesuka kita, bisa dibilang kita “tidak punya
malu” atau lebih jelasnya “malu-maluin”. Ingat, ngehibur boleh, tapi jangan
malu-maluin diri sendiri buat push rank. Eh, buat nambah viewer atau follower. Kalau
pun pengen nambah follower, kita juga bisa posting hal yang lebih bermanfaat. Meskipun
aku belum bermanfaat, tapi aku juga gak lupa buat ngingetin temen yang luput.
Mengingat story yang aku tekankan ini adalah postingan dari
cewek yang notabene dikenal sebagai muslimah. Seharusnya dia lebih bisa menjaga
diri dari sifat malu. Karena, dengan sifat malu inilah kita terhindar dari
perbuatan buruk (pencilakan dan pethakilan termasuk dalam kategori perbuatan
buruk). Dengan malu ini juga, kita bisa menjaga kehormatan kita. Terutama untuk
mbak-mbak yang harus sangat dijaga kehornatannya di depan lawan jenisnya.
| Source: google.com |
Ingatlah! Wanita diciptakan sebagai makhluk yang lembut dan
anggun. Apakah pantas seorang wanita dianggap lembut dan anggun kalo rasa malu
aja gak punya. Yang akhir-akhir ini juga viral para cewek yang main aplikasi
Tik-Tok pake joget-joget gak jelas aja dibully-bully, dihina-hina katanya
kurang kerjaan, gak tau malu. Eh, taunya sendiri malah yang pada ngehina bikin
instastory dan status yang nunjukkin kalo dianya juga gapunya malu. Terus apa
bedanya user Tik-Tok sama mbak-mbak story maker yang mukanya dijelek-jelekin?
Inilah manusia. Manusia emang selalu merasa paling benar di
antara manusia yang lain karena mereka punya ego masing-masing. Diibaratkan sama
kayak setan yang merasa lebih baik daripada Nabi Adam karena dia diciptakan
lebih dulu daripada Nabi Adam sehingga dia tidak mau bersujud kepadanya.
Sebenarnya postingan ini gak bermaksud untuk menyudutkan
salah satu pihak. Tapi, tujuan saya menuliskannya di sini untuk saling
mengingatkan satu sama lain. Meskipun yang saya ceritakan adalah cewek, bukan
berarti cowok boleh mempermalukan dirinya juga. Ini bukan self-reminder tapi
ini ourself-reminder.
Makasih udah nyempatin waktunya buat baca di sini. Akan ada
postingan berikutnya yang menarik, tunggu tanggal mainnya.

No comments:
Post a Comment