Ngehibur Boleh, Malu-Maluin Jangan - Here I'am

Here I'am

[Electrical Engineering 2015] [State University of Surabaya] [visit my instagram on www.instagram.com/mhrndiyan]

MAHARANI DIYAN

Monday, July 2, 2018

Ngehibur Boleh, Malu-Maluin Jangan





Sering liat instastory temen yang bikin ngakak?
Atau sering liat instastory temen yang bikin ati ngedumel?

Image result for instagram
Source: google.com
Sebelum membaca postingan ini, saya tekankan kepada seluruh viewer untuk membaca sampai selesai dan no bully-bully club. Apabila ada kesalahan atau tidak setuju atas apa yang saya tuliskan, mohon untuk mengingatkan dengan sepenuh hati.

Beberapa waktu lalu, aku pernah liat story temenku yang dishare via IG dan WA. Aku rasa hampir seluruh viewer juga ikut make sosmed yang ngeshare aktivitas kita dan auto remove setelah 24 jam. Oke gak perlu dijelasin.

Gak cuma sekali, gak cuma dua kali. Sering banget liat temen saya yang satu ini, maklum cewek, pose dikit-cekrek-share to story. Mau unfollow tapi inget kalo ini temen sendiri, jadinya yaudah skip aja. Eh, lama-lama makin menjadi-jadi. Kalo bikin story juga gak nanggung-nanggung. Posenya “pencilakan dan pethakilan” (read: banyak tingkah), muka dijelek-jelekin (dah tau jelek, masih aja dijelek-jelekin. Biar apa? Ok, it’s just kidding).

Mengutip sedikit dari  Hadist yang barusan aku search via gugel.
Dari Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amr al-Anshari al-Badri r.a. ia berkata “ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “sesungguhnya salah satu perkara yang telah diketahui oleh manusia dari kalimat kenabian terdahulu adalah ‘jika engkau tidak malu, berbuatlah sesukamu.’ “ (Hadits ini shahih diriwayatkan Bukhari Muslim (3483, 3483, 6120))

 “Malu dan iman senantiasa bersama. Apabila salah satunya dicabut, maka hilanglah yang lainnya.” (H.R. Al-Hakim (I/22))

Sebenarnya hadits di atas sudah shahih menurut banyak perawi, cukup aku sebutkan salah satu aja beserta nomor haditsnya. Kalau misalnya ada salahnya, mohon diingatkan.

Jadi dapat disimpulkan dari hadits di atas, meskipun tidak ada tujuan untuk meyakiti hati orang lain, atau hanya untuk menghibur diri sendiri, kalau pun kita berbuat sesuka kita, bisa dibilang kita “tidak punya malu” atau lebih jelasnya “malu-maluin”. Ingat, ngehibur boleh, tapi jangan malu-maluin diri sendiri buat push rank. Eh, buat nambah viewer atau follower. Kalau pun pengen nambah follower, kita juga bisa posting hal yang lebih bermanfaat. Meskipun aku belum bermanfaat, tapi aku juga gak lupa buat ngingetin temen yang luput.

Mengingat story yang aku tekankan ini adalah postingan dari cewek yang notabene dikenal sebagai muslimah. Seharusnya dia lebih bisa menjaga diri dari sifat malu. Karena, dengan sifat malu inilah kita terhindar dari perbuatan buruk (pencilakan dan pethakilan termasuk dalam kategori perbuatan buruk). Dengan malu ini juga, kita bisa menjaga kehormatan kita. Terutama untuk mbak-mbak yang harus sangat dijaga kehornatannya di depan lawan jenisnya.
Related image
Source: google.com
Ingatlah! Wanita diciptakan sebagai makhluk yang lembut dan anggun. Apakah pantas seorang wanita dianggap lembut dan anggun kalo rasa malu aja gak punya. Yang akhir-akhir ini juga viral para cewek yang main aplikasi Tik-Tok pake joget-joget gak jelas aja dibully-bully, dihina-hina katanya kurang kerjaan, gak tau malu. Eh, taunya sendiri malah yang pada ngehina bikin instastory dan status yang nunjukkin kalo dianya juga gapunya malu. Terus apa bedanya user Tik-Tok sama mbak-mbak story maker yang mukanya dijelek-jelekin?

Inilah manusia. Manusia emang selalu merasa paling benar di antara manusia yang lain karena mereka punya ego masing-masing. Diibaratkan sama kayak setan yang merasa lebih baik daripada Nabi Adam karena dia diciptakan lebih dulu daripada Nabi Adam sehingga dia tidak mau bersujud kepadanya.

Sebenarnya postingan ini gak bermaksud untuk menyudutkan salah satu pihak. Tapi, tujuan saya menuliskannya di sini untuk saling mengingatkan satu sama lain. Meskipun yang saya ceritakan adalah cewek, bukan berarti cowok boleh mempermalukan dirinya juga. Ini bukan self-reminder tapi ini ourself-reminder.

Makasih udah nyempatin waktunya buat baca di sini. Akan ada postingan berikutnya yang menarik, tunggu tanggal mainnya.

No comments:

Post a Comment